Porostimur.com, Tidore – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Amru Arfa mengatakan, peran media terus dibutuhkan dalam kerja kolaboratif menuju pemilu serentak yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan Amru saat membuka rapat koordinasi publikasi dan dokumentasi peran pers dalam memperkuat pemilu serentak tahun 2024″ di Penginapan Cendrawasih, Desa Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Jumat (6/10/2023).
Amru bilang, untuk mengawasi tahapan pemilihan umum tahun 2024, peran pers sangatlah penting. Sebab dalam pengawasan Bawaslu harus bekerja kolaboratif, baik dengan stakeholder lain maupun kalangan media.
“Dalam pengawasan, kita selaku penyelenggara tidak serta merta bisa berkerja secara sendiri, tetapi harus secara kolaboratif yang didalamnya melibatkan media. Kerja kolaboratif dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran pemilu,” ujarnya.
Menurut Amru, suksesnya penyelanggaraan Pemilu di suatu daerah, bisa dilihat dari sedikitnya angka pelanggaran pemilu yang terjadi pada saat tahapan penyelenggaraan.
“Maka dari itu, teman-teman media merupakan komponen penting dalam mengawal setiap proses pesta demokrasi kita di Kota Tidore Kepulauan. Media dapat menginformasikan setiap kegiatan Bawaslu kepada masyarakat dan memberi pemahaman tentang pengawasan jalannya tahapan pemilu,” tukasnya.









