Porostimur.com, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Izzuddin Alqassam Kasuba, mendesak pemerintah pusat untuk melirik potensi besar warisan geologi di Maluku Utara guna mendukung target 17 UNESCO Global Geopark (UGGp) pada tahun 2029.
Hal tersebut disampaikan Alqassam merespons langkah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana yang tengah memperkuat kolaborasi dalam proses revalidasi geopark nasional.
Menurut legislator asal daerah pemilihan Maluku Utara itu, wilayah Maluku Utara memiliki modalitas kuat baik secara saintifik maupun historis untuk menjadi bagian dari jaringan geopark dunia.
“Target 17 geopark dunia pada 2029 adalah peluang besar. Saya meminta Kemenpar untuk menyisir potensi di Maluku Utara. Kita punya kekayaan vulkanik dan keragaman hayati yang unik. Jangan sampai potensi besar di daerah kami terlewatkan dalam rencana jangka menengah nasional tersebut,” ujar Alqassam di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Dorong Pemerataan Pembangunan Pariwisata
Alqassam menegaskan perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada kawasan geopark yang sudah ada, tetapi juga harus mulai melakukan pendampingan serius di wilayah-wilayah yang memiliki potensi besar, khususnya di Indonesia Timur.
Ia menilai pengembangan geopark di Maluku Utara tidak hanya berkaitan dengan pengakuan internasional, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk pemerataan pembangunan pariwisata.









