Pasukan Ukraina Hujani Luhansk dengan Artileri Berat, Tentara NATO Siap Tempur

oleh -51 views
Selongsong artileri yang ditembakkan tentara Ukraina ke Donetsk Barat, Donbass. Foto/sputnik

Porostimur.com, Donbass – Tentara Ukraina dianggap melanggar Perjanjian Minsk dengan melancarkan serangan terhadap Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) di Donbass pada Kamis pagi (17/2/2022).

Otoritas lokal memperingatkan Ukraina dapat memulai serangan skala penuh setiap saat sejak saat itu.

“Pada Sabtu pagi (19/2/2022), pasukan Ukraina menembaki kota Dokuchaevsk di LPR yang memproklamirkan diri, menembakkan total 40 granat,” ungkap pernyataan Pusat Pengendalian dan Koordinasi Gabungan, dilansir Sputnik pada Sabtu (19/2/2022).

“Ukraina juga menggunakan senjata berat,” ungkap juru bicara misi LPR ke Pusat Gabungan Kontrol dan Koordinasi (JCCC) dari rezim gencatan senjata di Donbass pada Jumat (18/2/2022).

“Dalam 24 jam terakhir, pasukan Ukraina telah melanggar rezim gencatan senjata sebanyak 31 kali,” papar juru bicara itu, dilansir Sputnik pada Sabtu (19/2/2022).

Baca Juga  Luka Moral Amerika

Dia menambahkan, “Tentara Ukraina telah menggunakan sistem artileri 122 milimeter, mortir kaliber besar, dan peluncur granat.”

Sebelumnya dilaporkan, pasukan Ukraina juga menghujani wilayah lain Donbass dengan artileri.

“Tentara Ukraina telah menembakkan 18 peluru mortir 120 mm ke desa Zaitsevo, permukiman yang dikuasai Republik Rakyat Donetsk yang terletak di pinggiran kota Gorlovka,” ujar seorang perwakilan Republik Rakyat Donetsk (DPR) di Pusat Pengendalian dan Koordinasi Gabungan mengatakan kepada wartawan.