Airlangga Sebut Kontribusi Wilayah Timur RI Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

oleh -5 Dilihat

Porostimur.com | Jakarta: Di awal 2021, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan tanda rebound seiring peningkatan pertumbuhan belanja nasional. Hal ini terlihat dari beberapa indikator utama perekonomian yang mulai merangkak naik, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), konsumsi listrik rumah tangga, penjualan ritel, dan penjualan kendaraan bermotor.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) Triwulan I-2021 mengalami surplus sebesar USD4,1 miliar setelah mengalami defisit pada triwulan sebelumnya. Sementara, Neraca Perdagangan Indonesia April 2021 mencatatkan surplus sebesar USD2,19 miliar, dan ini merupakan surplus selama 12 bulan berturut-turut.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar -2,07% dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari wilayah Sulawesi serta Maluku-Papua masing-masing sebesar 6,52% dan 2,44% di 2020,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo, dalam keterangan resmi Kementerian Perekonomian RI, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga  DPRD Halbar Kawal Kampung Nelayan Merah Putih, Rustam: Pembangunan Wajib Beri Manfaat Langsung

Beberapa upaya yang dilakukan Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) antara lain adalah mengintensifkan program vaksinasi bagi seluruh masyarakat, meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan, dan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.