Syamsir juga menyinggung terkait kontribusi NHM selama masa pandemi memberikan bantuan senilai ratusan miliar untuk membantu pemerintah dan masyarakat di Maluku Utara khususnya di daerah lingkar tambang.
“Kita juga harus mengingat jasa pak Haji Robert di saat saat pandemi, dimana ratusan miliar uang digelontorkan untuk membantu pemerintah dan masyarakat di Maluku Utara pada umumnya dan warga lingkar tambang pada khususnya. Doa kami untuk NHM agar secepatnya kembali pulih,” pintanya.
Terkait keberadaan organisasi Sentral Perjuangan Kao Teluk, Syamsir memastikan bahwa pemuda Kao Teluk tidak terlibat dalam organisasi aksi tersebut, karena itu hanyalah oknum yang mengatasnamakan organisasi.
“Selebaran itu hanya opini yang dibuat oleh oknum, bukan organisasi. Gerakan yang dibangun banyak berasal dari OKP di luar lingkar tambang,” jelas Syamsir.
Syamsir juga akan terus memantau kondisi yang dan terus berupaya mengkoordinasikan dengan teman-teman Kepala Desa untuk menyikapi persoalan ini. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News








