Antisipasi Virus Corona, Sekretaris Kota Ambon Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

oleh -246 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A.G. Latuheru, Senin (2/3/2020), meminta masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Hal tersebut disampaikan Latuheru dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Para Pimpinan OPD lingkup Kota Ambon, Dinas Kesehatan Kota Ambon, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, para Tokoh Agama, Kepala Puskesmas, Para Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kota Ambon.

Rakor ini dilaksanakan, seiring pernyataan yang dikeluarkan Presiden RI, Joko Widodo siang tadi, terkait dua orang WNI yang positif mengidap virus corona.

Hal ini tentunya menambah kecemasan bagi masyarakat, karena itu, Presiden memerintahkan para Kepala Daerah untuk segera melakukan langkah preventif, guna mengurangi kecemasan masyarakat, terutama penyebaran informasi HOAKS.

Rakor yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran informasi HOAKS sekaligus mendidik masyarakat untuk bagaimana menghindari diri dari penyakit-penyakit menular, khususnya Virus Corona.

Baca Juga  3 Atlet Junior Maluku, Ikut Kejurnas Panjat Tebing di Kalsel Tanpa Pelatih dan Ofisial

“Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut, salah satunya dan yang terutama adalah bagaimana kita menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Contoh gampang adalah senantiasa mencuci tangan dengan mengunakan sabun dan air yang mengalir, setelah berpergian,” jelas Latuheru.

Sekkot menambahkan, penyebaran virus corona tidak melalui udara, melainkan dari manusia ke manusia, dari benda ke manusia dan dari hewan ke manusia.

“Menggunakan masker, salah satu cara mencegah penularan, tapi alangkah lebih baik bila diselingi dengan kebiasan hidup sehat dan bersih, dengan mencuci tangan serta menjaga kondisi fisik selalu prima,” katanya seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Ambon, ambon.go.id.

Ketika ditanya tentang kemungkinan penularan yang disebabkan oleh wisatawan yang datang dari luar Maluku, pihak Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr.Daud menjelaskan, pihaknya melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sudah melakukan langkah pencegahan dengan memasang alat Thermo Scanner.

Baca Juga  Kontras-YLBHI: SKB Pelarangan FPI Bertentangan dengan Prinsip Negara Hukum

“Alatnya sudah kita pasang sejak awal dikeluarkannya peringatan penularan Virus Corona, sampai saat ini, tidak ada pengidap ataupun sekedar suspect Virus Corona yang masuk kesini,” katanya.

Latuheru mengakui, dengan adanya informasi terbaru, pihaknya akan lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular yang berasal dari negeri tirai bambu tersebut.

Selain itu, langkah-langkah lain yang diambil Pemkot Ambon dan Pemprov Maluku adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat, para peserta didik, para pelaku usaha, pedagang serta penyebaran poster dan spanduk yang mengajak masyarakat untuk memulai pola hidup sehat. (keket/agi)