Dua orang, kata dia, ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Sementara dua lainnya dilaporkan jatuh ke area jurang ketika kontak senjata berlangsung.
“Dua ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya dilaporkan jatuh ke area jurang saat kontak berlangsung,” ujar Riyanto.
Namun, informasi mengenai identitas keempat orang yang disebut tewas tersebut belum dijelaskan lebih lanjut dalam keterangan Koops TNI Habema.
TNI menyatakan operasi pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.
TNI Sita Senjata dan Amunisi
Selain menyebut adanya korban tewas dari kelompok bersenjata, Koops TNI Habema juga melaporkan penyitaan sejumlah barang dari lokasi kontak senjata.
Barang yang diamankan antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon, serta sekitar 50 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
Personel TNI juga menyita satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler dan sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.
Riyanto menegaskan, TNI akan melanjutkan langkah pengamanan di wilayah tersebut guna memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Ia mengatakan tindakan yang dilakukan TNI akan diarahkan untuk menghadapi ancaman keamanan sekaligus menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.









