Porostimur.com, Jeddah — Real Madrid sedang berada dalam fase sulit musim ini. Performa Los Blancos terus merosot, tekanan menguat, dan ruang ganti disebut kehilangan figur pemimpin yang mampu menyatukan tim di tengah badai hasil buruk.
Kekalahan 1-2 dari Manchester City di Santiago Bernabeu menjadi pukulan terbaru bagi Madrid. Itu adalah kekalahan kedua secara beruntun, sekaligus memperpanjang tren negatif klub ibu kota Spanyol tersebut. Dalam delapan pertandingan terakhir, Madrid hanya mampu meraih dua kemenangan, sementara tiga laga berakhir imbang dan tiga lainnya berujung kekalahan.
Situasi ini otomatis menyeret nama Xabi Alonso. Masa depan sang pelatih mulai dipertanyakan, terlebih di tengah rumor hubungan yang tidak harmonis antara Alonso dan sejumlah pemain bintang.
Tanpa Kroos dan Modric, Madrid Kehilangan Penjaga Keseimbangan
Legenda Real Madrid, Karim Benzema, menilai akar masalah Madrid bukan semata soal taktik atau strategi pelatih. Menurutnya, absennya figur pemain senior yang disegani menjadi faktor krusial yang membuat tim kehilangan arah.
Benzema menyinggung kepergian Toni Kroos dan Luka Modric sebagai titik balik penting. Kroos meninggalkan Madrid dua musim lalu usai mempersembahkan gelar LaLiga dan Liga Champions, sementara Modric menyusul pada musim panas lalu setelah perannya semakin terbatas akibat usia.









