Berat, Tapi Faktor Muenchen Bisa Membantu

oleh -47 views
Link Banner

Oleh: Indy Mumu, General manager Bali United, penggemar timnas Jerman dan Bayern Muenchen

Sejujurnya ini bukan skuad Jerman yang paling saya tunggu. Sebab, bagi saya, masa Joachim Loew sebagai pelatih sudah ”overdue”.

Ini sudah terlihat dari riwayat Die Mannschaft –sebutan timnas Jerman– selama tiga tahun terakhir, tepatnya sejak Piala Dunia 2018 ketika mereka tersisih di fase grup. Saya sudah tidak sabar melihat skuad Der Panzer di bawah asuhan Hansi Flick, yang baru bisa kita saksikan di Piala Dunia 2022.

Namun, saya setuju dengan keputusan Loew memanggil kembali Thomas Mueller, sang spesialis turnamen yang juga merupakan pengoleksi assist terbanyak di Bundesliga 2020–2021. Juga Mats Hummels yang masih merupakan jagoan saya untuk bek tengah.

Saya juga sedikit kecewa Marco Reus lagi-lagi absen dari turnamen akbar. Tapi, jika ternyata benar ia mundur karena dirinya sendiri yang tidak yakin akan kebugaran fisiknya untuk melakoni berbagai kompetisi, berarti absennya Reus sudah merupakan keputusan tepat. Tidak ada ruang bagi pemain yang punya keragu-raguan.

Baca Juga  Partai NasDem Kepulauan Sula Gelar Rapat Evaluasi dan Pemantapan

Absennya Reus juga memberikan ruang bagi Jamal Musiala yang sudah membukukan beberapa gol untuk Bayern di Bundesliga. Saya sangat menantikan penampilannya di turnamen besar pertamanya. Semoga sama seperti di Bayern, dia juga akan berkontribusi banyak bagi Jerman. Tentunya seperti banyak orang lain, saya juga menantikan debut Kai Havertz di turnamen besar.

Selain menunggu kejutan dari para debutan, saya pribadi sudah rindu menyaksikan aksi pemain-pemain langganan timnas yang memang cenderung konsisten seperti Toni Kroos, Joshua Kimmich, Ilkay Guendogan, dan Serge Gnabry. Mungkin penampilan mereka di Euro kali ini juga akan menjadi salah satu pertimbangan utama Hansi Flick dalam memilih siapa der kapitan selanjutnya mengingat Manuel Neuer sudah menginjak usia 35 tahun.

Dua pertandingan pertama di grup ”neraka” langsung berhadapan dengan juara bertahan Piala Dunia Prancis dan jawara bertahan Euro Portugal. Jujur saja, melihat materi skuad Les Bleus Prancis yang juga sangat solid serta seluruh pemain inti yang tadinya diragukan tampil ternyata sudah pulih semua, saya pesimistis Der Panzer dapat memetik poin di laga pertama.

Baca Juga  Demi Bertahan Hidup, Wanita Ini Harus Bawa Jantungnya di Ransel

Namun, saya rasa Die Mannschaft sedikit diuntungkan karena bermain di Muenchen yang pasti sudah sangat familier bagi sebagian besar skuad Jerman, terutama bagi delapan penggawa Die Bayern. Sedangkan laga kedua melawan Portugal masih sulit diprediksi. Namun, secara head-to-head kedua tim, saya optimistis Jerman bisa memetik poin penuh pada laga melawan Portugal dan Hungaria. (*)

Sumber: JawaPos