Hatiku hancur saat itu. Tapi aku akan merasa lebih baik jika dia hidup bahagia. Meski tidak denganku.
Sebulan kemudian
Ponselku berbunyi. Ada pesan. Nama Yesi tertera di layarnya. Aku segera membacanya.
‘Makasih Dit, lo udah jadi sahabat terbaik gue. Gue bakalan hidup bahagia supaya lo juga hidup bahagia.’
Dia juga mengirimkan dua foto pengantin padaku. Dia dalam balutan gaun putih dan biru muda. Dia terlihat sangat cantik. Karena dia memang cantik. Aku tersenyum melihatnya. Lalu dibawahnya ada pesan lagi.
‘Gue tunggu lo juga menikah Dit, jangan kelamaan ya :)’.
Aku tersenyum membacanya. Bagaimana aku akan menikah jika hatiku saja dibawa pergi olehmu?. Tapi aku akan berusaha semampu diriku untuk membuka hati untuk wanita lain. Meskipun itu terlihat sangat mustahil.
Tamat











