Boss Direktur PT. Tamalanrea Karsatama Ditahan, Kuasa Hukum akan Ajukan Penangguhan Penahanan

oleh -351 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal penangkap ikan dan alat simulasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Malut. Proyek yang berasal dari tahun anggaran 2019 itu bernilai Rp 7,8 miliar.

Dari empat tersangka yang ditahan itu, sudah termasuk Ibrahim Ruray selaku Direktur PT. Tamalanrea Karsatama yang sebelumnya telah memenangkan praperadilan beberapa waktu lalu.

Atas penahanan tersebut, Fahri Maloko selaku Kuasa Hukum Ibrahim Ruray, Direktur PT. Tamalanrea Karsatama mengatakan, pada prinsipnya, kliennya sangat kooperatif dalam setiap proses, namun jika ada penahanan yang dilakukan penyidik itu wewenang penyidik.

“Kami selaku kuasa hukum tersangka Ibrahim Ruray akan mengunakan haknya untuk mengajukan permohonan penanguhan atau pengalihan penahanan. Hal ini kami ajukan selain menilai alasan-alasan hukum terkait bisa atau tidak tersangka ditahan, Kami juga mempertimbangkan kondisi pandemi ini, karena di tahanan pasti banyak orang,” paparnya.

Fahrudin juga berharap penyidik segera melimpahkan berkasnya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar segara disidangkan. Hal ini menurutnya, sesuai dengan hak tersangka untuk cepat mendapatkan kepastian hukum.

Baca Juga  Ini Pesan UAS untuk Pimpinan MUI Mendatang, Tegas & Bikin Merinding!

“Untuk selanjutnya kita lihat saja tuntutan JPU serta bukti-bukti yang diajukan di persidangan,” pungkasnya. (sarjan)