Porostimur.com, Langgur – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara resmi ditunda. Keputusan tersebut diambil panitia pada Minggu (19/4/2026) dengan mempertimbangkan mekanisme organisasi serta menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku.
Penundaan ini membuat agenda strategis partai di tingkat kabupaten tersebut belum memiliki kepastian waktu pelaksanaan. Hingga kini, jadwal baru Musda masih menunggu keputusan resmi dari pengurus provinsi.
Tunggu Arahan Provinsi
Ketua Panitia Musda XI Pablo Refra, menjelaskan bahwa langkah penundaan diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap struktur dan tata kelola organisasi partai.
“Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari DPD I. Semua tahapan berikutnya akan kami sesuaikan setelah ada keputusan resmi yang diterima,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh proses pelaksanaan Musda harus berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan polemik di internal partai. Koordinasi dengan DPD I, kata dia, menjadi kunci untuk memastikan setiap tahapan berlangsung tertib dan sesuai mekanisme.
Imbau Kader Tetap Kondusif
Di tengah penundaan tersebut, panitia juga mengimbau seluruh kader Partai Golkar di Maluku Tenggara untuk tetap menjaga situasi agar aman dan kondusif, serta tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi yang berkembang.









