Porostimur.com | Jakarta: Kondisi perekonomian Indonesia dipastikan resesi. Hal itu menyusul Kementerian Keuangan memproyeksikan ekonomi nasional berada di level negatif. Proyeksi angkanya berada di kisaran minus 2,9% sampai minus 1%.
Sementara proyeksi angka satu tahun penuh berada di kisaran minus 1,7% sampai minus 0,6%. Resesi adalah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi minus dua kuartal berturut-turut. Realisasi ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 minus 5,32%. Berikut fakta-fakta ekonomi Indonesia resesi:
1. Pertumbuhannya Minus

Ekonomi Indonesia masuk jurang resesi sudah dipastikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dia bilang proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III berada di kisaran minus 2,9% sampai minus 1%. Sementara untuk seluruh tahun 2020 berada di kisaran minus 1,7% sampai minus 0,6%.
Dengan begitu, ekonomi Indonesia masuk jurang resesi. adalah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi minus dua kuartal berturut-turut. Realisasi pertumbuhan ekonomi nasional sendiri sudah minus 5,32% pada kuartal II-2020.
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet mengatakan sulit bagi ekonomi Indonesia keluar dari jurang resesi mengingat data-data penunjangnya pun mengalami penurunan.




