Hanubun bilang, tahapan Pemilihan Umum akan sangat panjang, menguras pikiran, waktu, energi dan tenaga. Lantaran itu dia berpesan agar anggota PPK selalu menjaga kesehatan.
“Atur pola dan waktu kerja secara baik. Istirahat yang cukup, serta memperhatian asupan makanan dan vitamin,” kata Hanubun.
“Pengalaman pada pemilu yang lalu, banyak penyelenggara yang tumbang. Saya harapkan di Kabupaten Maluku Tenggara jangan sampai terjadi,” sambungnya.
Bupati Hanubun menambahkan Pemilu adalah pesta demokrasi, semuanya harus bersukacita dalam menyambut dan melaksanakan pemilu.
“Dan itu harus dimulai dari penyelenggara yang fit dan produktif mempersiapkan Pemilu dengan segala baik adanya,” pungkasnya.
Untuk diketahui bahwa pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatangan naskah pelantikan.
Empat pimpinan agama hadir membawakan doa bersama dalam pelantikan tersebut yakni pastor dari agama katolik, pendeta dari protestan, ustadz dari muslim fan pimpinan agama hindu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda, tokoj agama, tokoh pemuda, pimpinan OKP dan pimpinan partai serta para camat. (Dewi Sirwutubun)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









