Porostimur.com, Jakarta – Generasi Alpha adalah kelompok generasi yang lahir setelah 2010, yang sebagian besar terdiri dari anak-anak saat ini. Nama “Alpha” mengikuti tren penamaan generasi berdasarkan huruf alfabet, menyusul generasi X, Y (millennials), dan Z sebelumnya.
Kelahiran mereka sering dikaitkan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dan terintegrasi, yang secara signifikan memengaruhi cara mereka belajar, berinteraksi, dan berkomunikasi.
Bahasa gaul yang populer di kalangan generasi Alpha mencerminkan pengaruh kuat dari lingkungan digital yang mereka eksplorasi sejak usia dini. Contohnya, istilah “yeet” yang digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan atau keberhasilan, serta “lit” yang artinya keren atau menarik, adalah contoh kosakata slang yang sering mereka gunakan.
Bagi mereka, bahasa ini tidak sekadar alat komunikasi, melainkan juga bagian dari identitas budaya mereka yang menandai penggunaan teknologi yang intuitif dan akses yang luas sejak usia muda. Berikut ini beberapa bahasa gaul yang dibuat oleh generasi Alpha di Indonesia.
1. Cap/No Cap
Artinya adalah menunjukkan apakah sesuatu itu bohong (cap) atau benar (no cap). Sebagai contoh, bisa dikatakan “dia bilang akan datang ke pesta, tetapi no cap, dia memang tidak datang”.









