Di Bawah Tanah Pleret, Di Atas Sejarah Kita

oleh -465 views

Tanah Pleret bukan kosong. Ia adalah halaman buku yang belum kita buka. Dan masyarakat kita, yang sibuk membangun ke atas, sering lupa menengok ke bawah. Mungkin karena lupa. Mungkin karena tak diajarkan.

Kini, ketika satu lubang kecil di Pleret terbuka, suara masa lalu itu muncul kembali. Ia tak memaksa untuk didengar. Tapi ia tetap berbicara. Dan barangkali, seperti air dalam saluran tanah liat yang tak lagi mengalir, suara itu sedang mencari jalannya sendiri untuk keluar.

Dan kita, jika masih ingin tahu siapa diri kita sebenarnya, perlu mendengarnya pelan-pelan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.