DPRD Halbar Minta Satgus Lebih Efektif dan Terbuka Soal Anggaran

oleh -177 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Fraksi Partai Demokrat, Ibnu Saud Kadim meminta Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 agar lebih terbuka dan efektif dalam bekerja.

“Sebelum usulan angaran 15 Miliar ini ditetapkan,  Anggaran DTT sebesar kurang lebih Rp650 juta yang tercantum dalam APBD sudah dikucurkan untuk penanganan Covid-19 melalui Dinas Kesehatan Pemda Halbar itu harus terbuka dan efektif”, kata Ibnu Saud Kadim, Kamis (2/4/2020).

“Kan harus terbuka, apa saja yang sudah di prioritaskan oleh Dinkes dalam penanganan Covid-19, atas anggran tersebut”, sambungnya.

Ibnu pun meminta Pemda Halbar terkait ruang isolasi pasien yang direncanakan akan memakai gedung Rusunawa yang ada di Jailolo digeser ke gedung Industri Kecil Menengah (IKM) yang dibangun oleh Desprindakop Halbar, dengan pertimbangan bahwa Rusunawa saat ini ada penghuninya.

“Kalau boleh ruang isolasi pasien itu pakai saja gedung IKM yang saat ini belum difungsikan, mengingat Rusunawa itu saat ini ada yang menempati,” tuturnya.

Baca Juga  7 Warna Fashion Terbaik yang Cocok Dipadukan Outfit Navy Blue

Selain dari itu, Anggota DPRD Fraksi Demokrat dua periode ini meminta ke Tim Gugus untuk membagikan APD yang sudah ada ke tempat umum.

“Jika sudah ada APD yang diterima bisa cepat dibagikan di tempat umum, seperti di pelabuhan, tim medis, dan di pasar,” pintanya.

Mantan Waka I DPRD Halbar juga menyentil terkait usulan anggaran penanganan Covid-19 dari tim gugus sebesar Rp15 Milyar.

Ia menilai jumlah ini sangat besar dan tidak efektif dengan alasan karena Pemdes juga akan menggeser DD dalam APBDes untuk penanganan Covid-19 di desa.

“Anggaran yang diusulkan itu sesuai dengan kebutuhan saja, tidak terlalu melebihi, usulan itu kisaran Rp5 Milyar sampai Rp10 Milyar saja, kan ada juga anggaran DD yang diusulkan kades untuk penanganan di desa masing-masing mellui APBDes,” jelasnya.

Baca Juga  Triwulan IV 2017, PDRB Maluku capai Rp 10,41 trilyun

Kata Ibnu, tak kalah penting juga bahwa dampak dari bencana ini juga sangat dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah, maka Pemda Halbar juga harus berpikir bagaimana memberikan sentuhan ke kalangan bawah.

“Sentuhan berupa bantuan bahan makanan dan multivitamin kepada masyarakat, serta selalu memantau situasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan bahan makanan maupun lonjakan harga di pasar,” pungkasnya. (ash)