Posisi Sekda memang tidak selalu berada di garis depan pemberitaan. Namun, pekerjaannya bersentuhan dengan hampir setiap proses pemerintahan.
Koordinasi antarperangkat daerah, penyusunan program, perumusan kebijakan administrasi dan keuangan, pembinaan aparatur hingga fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan kerja birokrasi yang konsisten.
Dalam konteks itulah, perjalanan panjang Abdillah Kamarullah menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi perannya sebagai Sekda Halmahera Selatan.
Pengalaman dari bidang kepegawaian, kearsipan dan perpustakaan, pariwisata, pemuda dan olahraga, hingga kembali ke urusan aparatur menjadi modal pengalaman sebelum berada pada posisi strategis dalam birokrasi daerah.
Tantangan pemerintahan daerah juga terus berkembang. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang semakin cepat, tertib dan responsif. Kondisi tersebut membuat koordinasi birokrasi, administrasi pemerintahan dan pembinaan aparatur menjadi semakin penting.
Pada akhirnya, wajah pemerintahan yang dirasakan masyarakat tidak hanya dibentuk melalui kebijakan yang diumumkan, tetapi juga melalui kerja administratif dan koordinatif yang berlangsung setiap hari.
Di balik proses itulah Sekda memiliki peran menjaga agar mesin birokrasi tetap bergerak, perangkat daerah tetap terkoordinasi dan administrasi pemerintahan berjalan dalam satu arah.









