Porostimur.com, Labuha – Dua dekade lebih bersentuhan dengan dunia reserse membentuk perjalanan karier Iptu Wahyu Herman di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dari menjadi anggota Bintara hingga dipercaya memimpin Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Selatan, pengalaman penegakan hukum menjadi bagian terbesar dari perjalanan dinasnya.
Wahyu Herman mengawali karier sebagai anggota Polri setelah menyelesaikan pendidikan Bintara pada 2007.
Usai dilantik, ia mendapat penempatan di Polres Ternate dan langsung berkecimpung di bidang Reserse Kriminal (Reskrim).
Dari sana, perjalanan panjangnya di dunia penyelidikan dan penyidikan mulai terbentuk.
Dari Reserse Narkoba hingga Jatanras
Pada fase awal kariernya, Wahyu Herman dipercaya bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Ternate. Di satuan tersebut, ia menjalankan tugas hingga 2012.
Pengalaman tersebut kemudian berlanjut di bidang Reserse Kriminal Umum (Reskrimum).
Sepanjang 2012 hingga 2021, Wahyu Herman menjalankan tugas sebagai penyidik. Hampir satu dekade berada di fungsi Reskrimum membuatnya bersentuhan dengan berbagai jenis perkara tindak pidana sekaligus memperkaya pengalaman dalam proses penyelidikan dan penyidikan.
Tahun 2021 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya.









