Porostimur.com | Ambon: Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Maluku yang kalah dalam Pilkada 9 Desember 2020 resmi mendaftarkan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi.
Kedua Paslon tersebut, yakni: Paslon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru, Thimotius Kaidel – La Gani Karnaka dan Paslon bupati dan wakil bupati Maluku Barat Daya (MBD) Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno, Sabtu (19/12/2020) akhir pekan kemarin.
Pilkada Aru diikuti dua Paslon, Thimotius Kaidel-La Gani Karnaka yang didukung PKB, Partai Golkar, dan PKS. Hasil pleno penetapan hasil rekapitulasi, KPU memutuskan pasangan petahana Johan Gonga-Muin sebagai pemenang Pilkada Aru 2020. Petahana Aru didukung koalisi gemuk, yakni PDIP, PKPI, Gerindra, Demokrat, PPP, Hanura, Berkarya, dan Perindo.
Sementara Pilkada MBD diikuti tiga kandidat, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, Jhon N. Leunupun-Dolfina Markus dan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno.
Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily diusung PDIP, PKPI, Nasdem, Hanura, dan Partai Demokrat. Paslon Jhon N Leunupun-Dolfina Markus maju lewat jalur perseorangan. Dan pasangan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno diusung Partai Gerindra dan Golkar.




