Fakta Matahari Cincin, Fenomena Alam Langka yang Terjadi di Sanana

oleh -605 views

Porostimur.com | Sanana: Warga Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara disuguhi fenomena alam matahari cincin pada Selasa (21/4/2020) siang. Fenomena ini memperlihatkan matahari yang dikelilingi dengan cincin berwarna pelangi.

Fenomena matahari cincin ini diamati warga Sanana selama 90 menit. Mereka pun beramai-ramai mengabadikan fenomena tersebut menggunakan kamera ponselnya.

Matahari cincin atau halo matahari merupakan salah satu dari fenomena optik atmosfer. Termasuk fenomena yang jarang terjadi di negara tropis, berikut fakta-fakta seputar matahari cincin yang dirangkum porostimur.com:

1. Sejarah

Fenomena alam seperti halo matahari dan parhelia pernah disebutkan oleh Aristoteles, filsuf Yunani yang hidup dari tahun 384 SM hingga 322 SM. Selain itu, pengamat di China juga telah mencatat terjadinya halo matahari selama beberapa abad, salah satunya dalam buku ‘Official History of Chin Dynasty’ yang terbit tahun 637.

Baca Juga  Dari Desa Koli, Brigjen Stephen Napiun Tebar Kepedulian untuk Warga Togutil

Selain itu, fenomena matahari cincin juga pernah terjadi di Stockholm, Swedia pada 20 April 1535 dan kejadian tersebut digambarkan dalam lukisan Vädersolstavlan.

Fenomena alam seperti matahari cincin dulunya digunakan untuk memperkirakan cuaca saat ilmu meteorologi belum berkembang. Fenomena ini biasanya mengindikasikan akan terjadi hujan dalam 24 jam ke depan karena awan cirrus tinggi biasanya menandakan akan terjadinya hujan.