Porostimur.com | Sanana: Kapala Dinas Pemberdayaan Masayarakat Desa (Kadis PMD), Abdul Fatah Umasangaji mengakui aktifitas posko relawan tanggap Covid-19 belum maksimal.
“Untuk relawan hampir 90% sudah terbentuk, cuma aktifitas di posko yang belum maksimal dan terus kita pantau dan memberikan pembinaan”, katanya.
“Termasuk dibutuhkan peran maksimal dari semua pihak terutama peran aktif dari teman-teman Camat, kata Fataha via inbox mesengger, Selasa (21/4/2020).
Pria asal Desa Orifola, Kecamatan Mangole Tengah ini bilang, belum maksimalnya Posko Covid-19 di sejumlah desa terkendala dengan anggaran.
“Tentu masalah anggaran sudah pasti, kemudian kepedulian dan rasa tanggung jawab dari relawan terutama aparat desa untuk berperan aktif dalam pencegahan Covid19”, jelas Fatah.
Selain kendala anggaran kata mantan staf Bappeda Provinsi Malut, disisi lain kadang kesadaran dan peran warga desa untuk sama-sama mengatasi covid-19 ini. (ifo)




