“Di sini, kita bisa jatuh cinta, berkeliling di saat senja, atau mengunjungi tempat-tempat ikoniknya meski semua itu kadang dibarengi dengan polusi udara atau polusi mata,” kata Farrel menyambung sambil bercanda.
Tidak hanya bertindak sebagai penyanyi dan komposer lagunya, Farrel Hilal juga turun langsung sebagai produser. Mulai dari penulisan lagu hingga pembuatan demo (termasuk take vokal) hanya memakan waktu dua hari. Setelah terpilih menjadi single debutnya di tahun 2024, Farrel melakukan take vocal ulang bersama tim Sony Music.
“Saat rekaman ulang bersama SMEI, aku tidak hanya menyanyikan lagu yang sudah jadi, tapi juga memodifikasi sedikit beberapa notasi dan nada serta memberi tambahan instrumen dengan tujuan memberikan kesan klimaks pada lagu ini,” ujar Farrel.
Lewat lagu debutnya, Farrel Hilal mencoba menggambarkan wilayah Jakarta Selatan dengan kisah percintaan. Sementara musiknya di balut dengan pop R&B, sesuai genre musik kesukaan Farrel. Farrel mengakui bahwa “Di Selatan Jakarta” memberi tantangan tersendiri.
“Aku merasa lagu ini kental sekali dengan rasa musik pop, cukup keluar dari kebiasaanku belakangan ini yang lebih sering menyanyikan RnB dan Soul. Dengan treatment yang berbeda, tantangannya adalah bagaimana menjadikan lagu ini tetap nyaman untuk aku nyanyikan dan enak didengar,” imbuh Farrel.









