Ferguson Sudah Siapkan Calon Pelatih Saat MU Berjuang Lawan Atalanta

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com – Manchester: Setan Merah atau MU dipimpin seorang manajer yang selalu mendengarkan dan belajar dari Sir Alex Ferguson. Dia adalah Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu memahami klub dan menghormati tradisinya di Liga Inggris.

Sikap Solskjaer itu tentu saja memberinya banyak kelonggaran dengan hierarki di Old Trafford dan para penggemar. Apalagi, dia telah membawa hasil buruk.

Solskjaer juga akan berharap MU dapat kembali ke jalur kemenangan melawan Atalanta di Liga Champions. Namun, jika gagal dia sepertinya harus siap-siap meninggalkan klub.

Solskjaer akan menghadapi Gian Piero Gasperini ketika MU menghadapi Atalanta. Dan, Ferguson sebelumnya melihat pelatih Italia itu sebagai calon penggantinya di Old Trafford

Gasperini telah menghabiskan seluruh karier manajerialnya di negara asalnya, Italia, tetapi pada usia 63 tahun tidak ada penghargaan besar yang bisa ditunjukkan.

Baca Juga  Abu Janda, Denny Siregar, dan Virus Bernama Nirakhlak

Pelatih Terbaik

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Young Boys pada pertandingan grup F Liga Champions di Stadion Gewiss di Bergamo, Italia, Kamis (30/9/2021). Atalanta menang tipis atas Young Boys dengan skor 1-0. (AP Photo/Luca Bruno)

Meskipun demikian, ia dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A pada 2019 dan 2020 setelah karyanya dengan tim Atalanta yang tidak memiliki sejarah berbaur dengan pemain besar.

La Dea tidak pernah memenangkan kompetisi papan tapi Gasperini telah memberikan tiga finis ketiga berturut-turut dan dua kali membawa mereka ke babak sistem gugur Liga Champions, kalah dari finalis PSG pada 2020.

Pengagum

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini berselebras usai pertandingan melawan Napoli pada leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d’Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021). Atalanta menang atas Napoli 3-1. (AFP/Miguel Medina)

Baca Juga  Pakai 4-3-3, ini Perkiraan Starting XI MU jika Pelatihnya Zinedine Zidane

Bahkan, sebelum pekerjaannya di Bergamo, penampilan Gasperini selalu mengesankan – dan Ferguson tentu saja adalah pengagumnya.

Pelatih asal Skotlandia itu telah melihat beberapa asisten sebelumnya berhasil mencapai hal-hal besar. Carlos Queiroz mengambil alih di Real Madrid dan Steve McLaren memimpin Inggris, meskipun untuk waktu yang singkat.

Etos Kerja

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, bersama pemilik Manchester United, Ed Woodward, di Parc des Princes saat laga PSG vs MU di leg kedua 16 besar Liga Champions 2018-2019 (7/3/2019). (AFP/Franck Fife)

Pada 2009, Ferguson ingin Gasperini menjadi orang nomor 2 di Old Trafford dengan maksud untuk menggantikannya ketika dia pensiun, menurut Tuttosport.

Baca Juga  Tak Hanya Rayakan Hari Jadi Kota Ambon, Barry Likumahuwa Rilis Ulang Lagu Nusaniwe untuk Kenang Yopie Latul

Namun, Gaseperini kemudian bertanggung jawab atas Genoa, yang ia pimpin ke Liga Europa. Gaya sepak bola unik Gasperini menarik perhatian Ferguson setelah menjadikan tim Serie A menjadi terkenal karena etos kerja keras namun pola permainan yang lancar.

Tak Bertahan Lama

Akhirnya, bagaimanapun, Ferguson memilih David Moyes sebagai penggantinya. Tapi, penunjukan itu tidak bertahan selama satu musim dan dia menjadi manajer pertama yang dipecat setelah legenda klub itu pensiun.

MU kemudian memilih Solskjaer. Bos Setan Merah saat ini memimpin klub lebih lama dari siapa pun pasca-Ferguson.

(red/liputan6)

No More Posts Available.

No more pages to load.