Porostimur.com, Jailolo – Festival Kasih dan Mujizat (FKM) untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), bertempat di Lapangan Sasadu Lamo Jailolo, mulai 2–4 Oktober 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Kasih dan Mujizat”.
Membangun Keakraban Lintas Agama dan Gereja
Ketua Panitia Pelaksana FKM, Pdt. Sofyan Salama, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan membangun kebersamaan lintas agama maupun gereja, sekaligus mengembangkan pola pikir rohani jemaat.
“Tujuan kegiatan ini membangun keakraban lintas agama, lintas gereja, mengembangkan pola pikir para hamba Tuhan, serta membangun kerohanian warga jemaat,” terang Pdt. Sofyan.
Didukung Lintas Lembaga dan Pemerintah
Pdt. Sofyan menambahkan, pelaksanaan FKM mendapat dukungan dari berbagai denominasi gereja, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Agama Halmahera Barat.
“Pelaksanaan ini didukung oleh PGIW, Gereja GMIH, GSJA, GKPMI, GPRY, GPdI, GBI, GBT, Gereja Advent, Pemda, Kemenag Halbar, serta Polsek Jailolo Polres Halmahera Barat,” jelasnya.
Pesan Toleransi dan Persatuan
Ia juga mengingatkan masyarakat Halbar untuk senantiasa menjaga keragaman dan persatuan, karena perbedaan adalah anugerah yang justru menjadi kekuatan membangun daerah.
“Keberagaman adalah anugerah, persatuan adalah kekuatan. Kita harus menjaga nilai toleransi antarumat beragama di Halbar. Dengan perbedaan itu, kita kuat dan bisa membawa perubahan, salah satunya untuk daerah,” pungkasnya. (Asirun Salim)









