“Dengan bertanding, kami membuat orang lain senang. Saya rasa kemenangan mungkin memuaskan semua orang, tetapi tetap akan ada orang-orang yang marah karena kami menggelar pertandingan ini,” lanjutnya.
Hallgrímsson mengatakan, fokus utama dirinya dan para pemain adalah pertandingan sepak bola.
Ia menilai para pemain telah menunjukkan semangat untuk membuktikan kemampuan mereka langsung di lapangan.
“Tapi ini bukan soal saya. Menurut saya, pertandingan ini, serta semangat yang ditunjukkan para pemain untuk membuktikan diri di lapangan. Mereka adalah pemain sepakbola, mereka ingin membuktikannya di lapangan, menyampaikan pesan itu lewat permainan mereka,” ujarnya.
Sebelum pertandingan, Hallgrímsson juga sempat menyampaikan pernyataan terkait situasi di Palestina yang menambah sorotan terhadap laga tersebut.
Pada akhirnya, Irlandia meninggalkan Nagyerdei Stadium dengan kemenangan 3-0. Di luar lapangan, pertandingan ini tetap menjadi bagian dari perdebatan yang lebih luas mengenai sepak bola, sikap politik, dan situasi kemanusiaan di Gaza.
(red/dts)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









