Peran Guru dan Dukungan Kebijakan
Dalam momentum Hardiknas, Watubun juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang terus mengabdi di tengah berbagai keterbatasan, khususnya di wilayah kepulauan.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Pengabdian mereka harus dihargai melalui kebijakan yang berpihak, termasuk peningkatan kesejahteraan dan pengembangan kompetensi,” tegasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari legislatif, dunia usaha, hingga masyarakat.
Empat Agenda Prioritas Pendidikan
Ke depan, Watubun mendorong sejumlah langkah strategis untuk memperkuat sektor pendidikan di Maluku.
Pertama, percepatan pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan dan penempatan yang merata.
Ketiga, penyempurnaan kurikulum agar selaras dengan perkembangan zaman serta mengintegrasikan nilai budaya dan kearifan lokal.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter, mencintai budaya, dan mampu mengelola sumber daya alam secara bijak,” katanya.
Keempat, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pendidikan secara berkelanjutan.









