Heboh! Video Pengakuan Polisi di Kukar Kaltim, Rutin Setor Rp 6 Miliar Per Bulan ke Kabareskrim Terkait Tambang Ilegal

oleh -694 views

Video pengakuan itu, sambungnya, tiba-tiba saja dikirimkan oleh sumber tak dikenal atau anonim kepadanya melalui aplikasi pesan WhatsApp (WA).

“Kalau saya melihat video yang disampaikan oleh Ismail Bolong ini merupakan hasil pemeriksaan di internal Kepolisian sendiri. Karena beberapa waktu yang lalu, inipun juga sudah dibuka di media (salah satu media nasional) bahwa ada pemeriksaan di Propam tanggal 4 April, meskipun demikian pemeriksaan ini berhenti begitu saja,” ungkap Bambang.

Ketua Indonesian Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso yang hadir dalam diskusi mengatakan, di dalam institusi Polri terjadi semacam perang bintang. 

Hal ini terlihat dari saling serang para perwira tinggi (Pati) Polri terkait dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan.

Kata dia, masing-masing kubu saling memegang aib satu sama lain. 

Baca Juga  Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Direktur IPR Sebut Golkar Bisa Jadi Contoh

“Kalau terkait dengan dugaan-dugaan pelanggaran dari kepolisian, para jenderal ini kalau mau dibongkar bukannya tidak bisa,” sebutnya.

Saling kunci pun terjadi di kalangan para Pati dalam praktik pertambangan ilegal, salah satunya di Kaltim yang mencuat akibat video Ismail Bolong.

“Karena terjadi kesepakatan rupanya bahwa ada uang perlindungan yang memang harus dikelola dan dibagikan secara proporsional di antara petinggi kepolisian lokal di Kaltim dan juga yang di Mabes. Ini yang terekam saya lihat di buku hitam Sambo (Ferdy Sambo),” beber Sugeng.

No More Posts Available.

No more pages to load.