Pada akhirnya, rekonsiliasi politik tidak selalu membutuhkan sebuah kursi untuk mempertemukan dua pihak. Kadang-kadang, yang dibutuhkan hanyalah pengakuan sederhana bahwa mereka boleh berjalan di jalur berbeda tanpa harus saling mencurigai. Tidak semua jarak merupakan permusuhan, sebagaimana tidak semua kedekatan dengan kekuasaan merupakan tanda kebijaksanaan. (**)
Ironi Syahganda, Jalan Politik Anies, dan Tafsir Baru Etika









