Menurut perkiraan AS, Hamas memiliki cukup amunisi dan senjata untuk memungkinkan mereka terus menyerang IDF di Gaza selama berbulan-bulan.
Selain itu, sebuah laporan rahasia AS menunjukkan bukti bahwa dalam upaya untuk memulihkan kendalinya, Hamas sedang membangun kembali pasukan polisi di Kota Gaza.
Lebih lanjut, AS memperkirakan sekitar 10.500 hingga 11.700 milisi Gaza telah terluka dan akan segera siap tempur kembali.
IDF melaporkan jumlah yang sedikit berbeda dan mengeklaim bahwa 16.000 milisi Gaza telah terluka, setengah dari mereka tidak mampu dan tidak dapat kembali berperang.
Para pejabat Israel, lanjut laporan WSJ, mengakui tujuan utama Hamas adalah bertahan hidup, meskipun mereka mengalami kerugian.
Data intelijen Amerika itu muncul di tengah tekanan AS terhadap Israel untuk mengurangi skala operasi di Gaza dan tujuan perang secara keseluruhan, mulai dari menghancurkan kelompok Hamas hingga melenyapkannya sebagai ancaman.
AS juga telah meminta agar IDF mengalihkan tindakannya untuk menargetkan kepemimpinan Hamas.
Perang Israel Gagal Total
Sebelumnya, laporan New York Times (NYT) mengungkap bahwa seluruh tujuan perang Israel di Gaza telah gagal. Laporan ini mengutip pengakuan para komandan militer Zionis yang terkejut dengan fasilitas canggih milik Hamas, jauh di luar perkiraan.











