Porostimur.com, Jailolo — Kegiatan Jelajah Cagar Budaya Benteng Saboega yang digelar pada 22 November 2025 berhasil menarik sekitar 50 peserta dari berbagai SMA di Kabupaten Halmahera Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan nilai sejarah Benteng Saboega sekaligus menumbuhkan kesadaran pelestarian cagar budaya di kalangan generasi muda.
Eksplorasi Lapangan dan Edukasi Sejarah
Para peserta diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi kawasan benteng, mempelajari konteks sejarah kolonial, struktur arsitektur pertahanan, dan fungsi strategis benteng pada masa lalu.
Aktivitas ini memungkinkan siswa merasakan pengalaman langsung yang mendorong pemahaman mengenai pentingnya menjaga situs budaya agar tidak rusak atau hilang seiring waktu.
Pamong Budaya Ahli Pratama Balai Pelestarian Kebudayaan XXI Maluku Utara Komang Ayu Suwindiatrini, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak berhenti pada Benteng Saboega saja. Peserta didorong menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap situs budaya lain di Halmahera Barat sebagai bukti kekayaan peradaban setempat.
Apresiasi dan Dukungan Lembaga Pendidikan
Kasubag TU Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara wilayah Halmahera Barat Muksin Dayat, S.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, program seperti ini layak digelar secara berkelanjutan agar generasi muda mampu mengenal lebih banyak situs bersejarah.









