Jubir TPNPB-OPM Akui Tembak Sertu Eka Andriyanto dan Istri Hingga Meninggal dan Serang Koramil

oleh -29 views

Porostimur.com, Yalimo – Kelompok separatis teroris (KST) Papua mengakui, mereka yang bertanggung jawab dalam penembakan terhadap pasangan suami istri Sertu Eka Andriyanto dan Bidan Sri Lestari Indah Putri di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Kamis (31/3/2022) pagi WIT.

Sertu Eka adalah bintara pembina desa (Babinsa) di Pos Koramil Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom mengatakan, benar bahwa pihaknya yang bertanggung jawab dalam penyerangan Koramil Elelim di Yalimo pada Kamis pagi.

Dia mendapatkan laporan dari Komandan Kodap 8 Intan Jaya Undius Kogoya jika mereka berhasil menyerang Koramil Elelim dan membunuh personel TNI AD.

“Ini termasuk aksi pembalasan atas penembakan anggota TPNPB Toli Tambire di Nabire,” kata Sebby kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga  Dokter Mata Multitalenta, dr Ferdinand Tumewu Konsisten Layani Pasien dan Aksi Sosial

Sebby menegaskan, TPNPB-OPM mendeklarasikan perang kepada TNI sebagai respon atas kematian Toli Tambire. Menurut dia, berbagai pembangunan di daerah konflik dilakukan bukan untuk kesejahteraan rakyat Papua, melainkan demi kepentingan aparat Indonesia.

“Dari Kodap 8 perlu disampaikan mulai hari ini kita start perang dan kami bakar kantor koramil, juga sekolah, juga rumah guru. Mereka sampaikan laporan bahwa kami sudah mengetahui itu semua adalah proyek BIN, baik TNI-Polri yang menyelenggarakan untuk tujuan pencitraan untuk NKRI harga mati,” kata Sebby.