Ia menilai, selain merusak ekosistem laut, bom ikan juga menghancurkan mata pencaharian masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut.
“Kami minta perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku pengeboman dan lindungi laut kami,” pinta Fauzi, menekankan pentingnya penegakan hukum lingkungan.
Wabup Bawa Visi Agromaritim dan Bantuan Nyata
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin menegaskan komitmen Pemkab Halsel dalam membangun kawasan pesisir berbasis visi agromaritim, yakni mengintegrasikan kekuatan sektor laut dan pertanian untuk kesejahteraan warga.
Sebagai bentuk langkah nyata, Helmi menyerahkan bantuan alat tangkap berupa bodi viber kepada 19 kelompok nelayan di wilayah Joronga.
Bantuan ini diharapkan menjadi stimulan awal untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut.
“Perubahan harus dimulai dari bawah. Dari laut yang kita rawat, dari masyarakat yang percaya,” tegas Helmi di akhir pertemuan.
Dari dermaga sederhana Desa Kukupang, suara masyarakat akhirnya tersampaikan. Bukan sekadar curhat, tapi panggilan tulus untuk membangun bersama dari pulau-pulau terjauh. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









