Kapolresta Ambon Ungkap Asal Muasal Senjata Api yang Dijual Polisi ke KKB Papua

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com | Ambon: Terkait penjualan senjata api oleh oknum kepolisian kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Maluku, Kombes Pol Leo SN Simatupang mengatakan, senjata api jenis revolver yang dijual tersebut diduga merupakan senpi milik polisi yang hilang di Aspol Tantui Ambon saat terjadi kerusuhan.

“Dari nomor register pistol revolver tersebut diketahui ternyata merupakan aset yang hilang ketika terjadi konflik kemanusiaan beberapa tahun lalu,” kata Leo, Rabu (24/2/2021).

Konflik kemanusiaan yang terjadi di Maluku sejak awal 1999 hingga 2004 ini menyebabkan asrama polisi Tantui Ambon ikut terbakar, dan di saat itulah sejumlah senpi dinyatakan hilang.

Salah satunya berhasil disita Polres Bintuni (Papua Barat) dari satu tersangka berinisial WT alias J.

Menurut Kapolresta, dari mulut tersangka inilah baru diketahui kalau dia membeli revolver tersebut dari seorang oknum polisi anggota Polresta Ambon berinisial MRA.

Baca Juga  Keluhkan Penundaan KMP Tatihu, Penumpang Desak Gubernur Maluku Copot Direktur Panca Karya

Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang mengatakan, senjata revolver ini sebetulnya milik anggota yang hilang saat kerusuhan Ambon 1999-2004 lalu.

Ketika itu, Asrama Polisi Tantui Ambon ikut terbakar dan sejumlah senjata api dinyatakan hilang. Salah satunya revolver yang didapati anggota Polres Bintuni dari tersangka berinisial WT.