Porostimur.com | Ternate: Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menargetkan pada tahun 2021 memdatang, minimal 60% madrasah setingkat Aliyah di Maluku Utara sudah harus berbasis komputer dalam melaksanakan ujian.
Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha, H. Amar Manaf, saat meninjau lokasi Posko Ujian Madrasah Berstandar Nasional Basis Komputer (UMBN-BK) di Gedung Madrasah Development Center (MDC) Dufa-Dufa Ternate, Senin (09/03)
“Oleh sebab itu saya mengingatkan kepada teman-teman di Pendis untuk menginventarisir kebutuhan IT sebagai pendukung realisasi target tersebut dalam menyusun perencanaan tahun ini”, ujarnya.
Menurutnya, pada Tahun 2020 ini sebesar 48% atau sebanyak 40 Madrasah Aliyah dari total 84 Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta telah melaksanakan Ujian Berbasis Komputer, tentunya ini melewati target yang ditentukan yakni 40% mengingat kendala geografis serta sarana prasarana yang ada.
Amar melanjutkan bahwa saat ini, Madrasah Aliyah di 9 Kabupaten Kota yang melaksanakan UMBN-BK dapat dipantau real time menggunakan teknologi video tele conferance sehingga dapat dipantau pelaksanaannya di Posko UMBN-BK tersebut.
Selain itu Kabag TU juga menjelaskan bahwa setiap hari, hasil ujian dari Madrasah dapat terekam dan menjadi salah satu data kependidikan yang dapat dipakai salah satunya sebagai peningkatan mutu pendidikan.




