Kementerian Investasi Komitmen Dukung Investasi Jababeka Morotai

oleh -22 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Tim Kementerian Investasi Republik Indonesia yang dipimpin Nurul Ichwan selaku Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi, berkunjung ke Pulau Morotai, pada 30 September 2021 – 3 Oktober 2021.

Tujuan kedatangan tim kementerian investasi sendiri ialah untuk mengidentifikasi peluang investasi dan penentuan Destinasi Pariwisata Prioritas Morotai. Selain itu, kedatangan tim kementerian investasi guna mendukung pencapaian target pemerintah dalam hal peningkatan nilai devisa pariwisata, kontribusi PDB pariwisata, penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan wisatawan nusantara dan asing.

Beberapa hal yang menjadi dasar penentuan proyek strategis yang akan dipromosikan oleh pemerintah adalah status kepemilikan tanah yang jelas, lokasi yang strategis, infrastruktur yang memadai serta master plan atau konsep desain untuk kemudian disiapkan pra studi kelayakannya.

Proyek Morotai Paradise Hotel Resort & Condotel yang akan dikembangkan oleh Jababeka Morotai — selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai — di lokasi premium untuk pariwisata di Tanjung Dehegila memenuhi semua syarat yang ditentukan oleh pemerintah.

Sekedar informasi, proyek Morotai Paradise Hotel Resort dan Condotel merupakan proyek eksklusif 700 kamar hotel dan condotel tepi pantai dengan fasilitas kolam renang, function hall untuk resepsi pernikahan, MICE, beach club dan sebagainya.

Baca Juga  Charli XCX Kembali Dengan Single Barunya, ‘Good Ones’

“Proyek Morotai Paradise Hotel Resort & Condotel yang akan dikembangkan sudah memenuhi syarat yang ditentukan oleh pemerintah,” ungkapnya singkat di sela kunjungan.

Dalam kunjungan tersebut, Nurul Ichwan dan tim juga meninjau perkembangan investasi PT. Jababeka Morotai – salah satu anak usaha dari PT Jababeka Tbk. Nurul Ichwan dan tim berkunjung ke Morotai Paradise Resort, resort terbaru yang dibangun oleh salah satu investor untuk mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan nusantara dan asing ke Morotai.

Setelah itu, Nurul Ichwan dan tim juga meninjau pembangunan di kota baru yang bernama Jababeka Morotai, diantaranya adalah Perumahan Falila yang mulai diminati oleh kalangan millennial karena harga yang terjangkau.

Dan apartemen Loft Studio Falila — yang sedang dalam tahap penyelesaian — yang animo pembelinya juga meningkat trennya. Itu bisa terjadi karena daya tarik Apartemen Loft Studio Falila memberikan rental guarantee dan profit sharing yang sangat menguntungkan. Adapun selama menginap di sana, Nurul dan tim menginap di D’aloha Resort, resort yang dimiliki Jababeka Morotai dengan view langsung menghadap laut.

Baca Juga  Tanda-Tanda Jokowi Bakal Meninggalkan PDIP, Manuvernya Sudah Kelihatan

Dari hasil kunjungan selama lima hari tersebut, Nurul Ichwan dan tim kementerian investasi menyimpulkan bahwa KEK Morotai memiliki potensi besar untuk berkembang. Pemerintah Pusat sangat optimis bahwa Morotai pariwisatanya akan berkembang, didukung dengan industri perikanan, karena lokasi Pulau Morotai jalur migrasi ikan tuna, dan hub logistik yang memiliki rantai pasok untuk pasar domestik dan internasional.

Morotai juga memiliki potensi yang sangat besar dalam rangka pengembangan destinasi wisata yang akan dipromosikan di tingkat internasional. Dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan yang disampaikan oleh Bapak Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi, bahwa pemerintah siap mendorong pertumbuhan investasi dengan mempermudah perizinan, baik di pusat maupun di daerah.

Tak ketinggalan Nurul dan tim juga bertemu dengan Basuri Tjahaja Purnama selaku Presiden Direktur Jababeka Morotai. Dalam pertemuan tersebut dijadikan kesempatan Basuri untuk menjelaskan tentang progres investasi di Jababeka Morotai.

Baca Juga  Empat Puisi Nuriman Bayan

Bahwasanya sejak dibukanya penerbangan menuju Morotai, turis lokal sudah mulai berdatangan dan melakukan booking untuk berlibur ke Pulau Morotai. Basuri berharap dengan semakin stabilnya kasus Covid-19 di Indonesia maka kunjungan ke Morotai akan semakin meningkat.

Basuri juga melaporkan bahwa investor dari Kanada sudah melakukan penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding) untuk segera membangun industri di kota baru Morotai serta kawasan pariwisata dalam waktu dekat.

“Investor dari Jepang, Kyudenko -Santomo, berencana membangun Pusat Listrik Tenaga Surya – bisa mendukung green energy – dan OISCA akan membangun tugu peringatan PD II dan pusat pelatihan Agrobisnis di Morotai yang diharapkan bisa meningkatkan keahlian penduduk setempat. Sehingga bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat,” terang Basuri.

Menurut Basuri, sejumlah investor asing berencana untuk melakukan penerbangan charter flight untuk meninjau dan menggali peluang bisnis di Morotai setelah pandemi mereda dan kebijakan pembatasan penerbangan dilonggarkan.

(red/tribunnews)