Kisah Kaum ‘Ad dan Nabi Hud dalam Al-Qur’an, Mengapa Mereka Dibinasakan?

oleh -38 Dilihat

Nabi yang dipilih Allah SWT berasal dari kaum ‘Ad sendiri, dialah Hud. Saat menginjak usia 40 tahun, dia didatangi Malaikat Jibril seraya berkata:

“Sesungguhnya Allah mengutusmu kepada kamummu, kaum ‘Ad. berilah mereka petunjuk ke jalan yang benar dan perintahkan supaya mereka meninggalkan perbuatan menyembah berhala serta peringatkan mereka jika mereka sombong akan kekayaan mereka. Beritahu bahwasanya Allah lah yang memberi mereka hari-hari yang panjang dan kekuatan fisik yang pernah diberikan kepada kaum sebelum mereka. Allah memberikan mereka berlimpah emas dan perak, menjadikan mereka manusia yang paling panjang usianya, paling kuat tubuhnya dan paling kaya harta dan keturunan. Maka pergilah kepada mereka untuk mengesakan Allah dan meninggalkan penyembahan berhala.”

Baca Juga  Satreskrim Polres Halteng Belum Lakukan Tahap II Perkara Dugaan Pengelolaan Arisan

Dakwah Nabi Hud Hentikan Kekafiran Kaum ‘Ad

Dakwah Nabi Hud AS tidak sepenuhnya mudah. Ia berkali-kali diejek, dicela, dan diragukan kenabiannya oleh kaum ‘Ad.

Suatu ketika saat Raja Kaum ‘Ad, Khaljan, sedang berkumpul bersama kaumnya di lapangan pada hari besar mereka, Nabi Hud AS hendak menyerukan dakwahnya. Namun, lagi-lagi kaum ‘Ad tak menghiraukan seruan Nabi Hud AS untuk berhenti menyembah berhala dan bertobat kepada Allah SWT.

Kaum ‘Ad malah menuduh Nabi Hud AS telah mendapat kutukan dari tuhan-tuhan mereka yang menyebabkan pikiran dan akal sehat Nabi Hud kacau, sehingga menjadi tidak waras.

No More Posts Available.

No more pages to load.