Kaum ‘Ad adalah suku kuno tertua sesudah kaum Nabi Nuh AS yang terkenal dengan fisik kuat dan tubuh besar. Mereka termasuk kaum yang dibinasakan Allah SWT.
Menurut buku Nabi Hud a.s karya Ma’ful Hidayatulloh, kaum ‘Ad hidup dengan bermewah-mewah, membangun istana yang besar dan tinggi, dan membangun benteng-benteng. Allah SWT mengaruniai mereka tanah yang subur dan sumber-sumber air yang mengalir dari segala penjuru, sehingga memudahkan kegiatan bercocok tanam dan memperindah tempat tinggal mereka.
Namun, kaum ‘Ad tidak mengenal Allah SWT pencipta alam semesta. Mereka semua lalai dan menyekutukan Allah SWT, tanpa peduli dengan musibah yang telah menimpa kaum Nabi Nuh AS sebelum mereka. Bahkan, membuat patung-patung atau berhala kemudian disembah sebagai Tuhan yang mereka anggap telah memberikan kebahagiaan, kebaikan, dan keuntungan, serta dapat menolak kejahatan, kerugian, dan segala musibah.
Allah SWT Tunjuk Nabi Hud Jadi Rasul untuk Kaumnya Sendiri
Tubuh gagah perkasa dan tinggi menjulang membuat kaum ‘Ad takabur. Sifat Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang tidak serta merta langsung menghancurkan kaum ‘Ad atas sifat takaburnya. Allah SWT mengutus seorang nabi untuk menyampaikan ajaran tauhid, mencontohkan ibadah yang benar, dan meluruskan akhlak mereka.









