Kisah Kaum ‘Ad dan Nabi Hud dalam Al-Qur’an, Mengapa Mereka Dibinasakan?

oleh -38 Dilihat

Mendengar itu, Nabi Hud AS kemudian menyampaikan dakwahnya kembali, “Jika kamu meragukan kebenaran kata-kataku dan tetap berkeras kepala, tidak menghiraukan dakwahku dan meninggalkan persembahanmu kepada berhala-berhala itu, maka tunggulah saatnya tiba pembalasan Tuhan, di mana kamu tidak akan dapat meloloskan diri dari bencananya dan penyesalan pun dapa saat itu tidak akan menolongmu. Allah menjadi saksiku bahwa aku telah menyampaikan risalah-Nya dengan sepenuh tenaga kepadamu dan akan tetap berusaha sepanjang hayat dikandung badanku memberi penerangan dan tuntutan kepada jalan yang baik yang telah digariskan oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya.”

Dakwah inilah yang kemudian tersebar di kalangan kaum ‘Ad dan membuat sebagian kecil dari mereka mendapat hidayah Allah SWT.

Baca Juga  Watubun Minta Pinjaman SMI Rp174 Miliar Dibagi Merata ke 11 Kabupaten/Kota di Maluku

Azab Angin Kencang yang Membinasakan Kaum ‘Ad

Setelah Nabi Hud AS berdoa kepada Allah SWT, azab pun datang. Para wanita kaum ‘Ad mandul. Kemarau panjang juga menerjang. Mereka tak mendapatkan air selama tiga tahun.

Dalam krisis ini, dakwah Nabi Hud AS tetap berjalan, ia menyebut musibah ini hanyalah permulaan siksaan dari Allah SWT. Nabi Hud AS lantas mengatakan hujan akan turun jika kaum ‘Ad meninggalkan penyembahan berhala, bertobat, dan mohon ampunan Allah SWT. Namun, mereka tetap lalai dan terus menyembah berhala.

No More Posts Available.

No more pages to load.