Kodam XV/Pattimura Beberkan Spesifikasi Konstruksi Waitomu, Bentangan 120 Meter Tanpa Pilar Tengah

oleh -124 Dilihat
Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa,

Pasalnya, perhatian BWS tidak hanya berkaitan dengan keberadaan pilar di tengah sungai, tetapi juga menyangkut kapasitas tampung sungai, perubahan karakteristik aliran air, potensi sedimentasi, gangguan ekosistem, hingga risiko banjir.

Artinya, desain tanpa pilar di tengah sungai tetap perlu dibuktikan melalui kajian teknis yang terukur. Keberadaan fondasi bored pile, gelagar, dan konstruksi pendukung lainnya juga harus dipastikan tidak mengurangi kapasitas hidraulika Sungai Wai Tomu.

Sejumlah aspek yang perlu diperhitungkan antara lain pengukuran penampang sungai, simulasi debit banjir, analisis kecepatan aliran, pengaruh pasang laut, serta potensi perubahan pola sedimentasi.

Kajian tersebut penting untuk memastikan bahwa konstruksi yang dibangun tidak mengganggu fungsi sungai sebagai saluran pengendali aliran air di kawasan perkotaan.

Dalam konteks ini, koordinasi antara Kodam XV/Pattimura, BWS, dan instansi teknis terkait menjadi penting agar seluruh aspek perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat dievaluasi secara terbuka.

Baca Juga  DKPP Lantik Enam Anggota TPD Maluku Utara Periode 2026-2027

Kepentingan UMKM Jangan Mengabaikan Keselamatan Warga

Pembangunan kawasan Mardika tentu memiliki dimensi ekonomi dan sosial. Penataan infrastruktur di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perdagangan, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta memberikan ruang yang lebih baik bagi pedagang dan pelaku UMKM.

No More Posts Available.

No more pages to load.