Porostimur.com, Ambon – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Maluku Saadiah Uluputty, ST., mengingatkan agar penataan kawasan Sungai Waitomu di Kota Ambon tidak mengabaikan aspek keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Menurut Saadiah, pembangunan yang bertujuan menghadirkan ruang ekonomi baru bagi masyarakat patut didukung. Namun, setiap pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan kawasan sungai harus didasarkan pada kepastian hukum, kajian teknis yang komprehensif, serta standar keselamatan lingkungan.
Ia menegaskan, Sungai Waitomu memiliki fungsi strategis dalam sistem tata air Kota Ambon. Karena itu, pemanfaatan kawasan tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada nilai ekonomi maupun estetika perkotaan.
Sejumlah risiko, seperti perubahan aliran air, penyempitan badan sungai, sedimentasi, hingga potensi banjir, harus dikaji secara serius sebelum pekerjaan penataan dilanjutkan.
“Jangan sampai sebuah pembangunan yang awalnya dimaksudkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat justru menyisakan persoalan baru. Keselamatan warga harus ditempatkan di atas kepentingan apa pun,” tegas Saadiah.
Minta Kajian Teknis dan Koordinasi Lintas Instansi
Saadiah juga mengingatkan pentingnya pemenuhan seluruh persyaratan perizinan dan administrasi dalam pelaksanaan penataan kawasan sungai. Menurutnya, aspek tersebut tidak boleh dianggap sebagai formalitas karena berkaitan dengan kepastian hukum dan kewenangan masing-masing instansi.









