Porostimur.com, Quetta – Konvoi militer yang mengawal pekerja Cina diserang saat menuju sebuah proyek konstruksi di barat laut pelabuhan Gwadar, Provinsi Balochistan. Cina berinvestasi besar-besara di Balochistan yang kaya mineral termasuk pelabihan air dalam Gwadar.
Seorang sumber mengungkapkan, delegasi Cina dikawal dari bandara Gwadar menuju lokasi pembangunan pelabuhan. Gwadar dekat dengan Selat Hormuz, rute penting pengapalan minyak dunia, dan kini dikembangkan di bawah manajemen Cina.
Pelaku menggunakan senjata ringan dan granat tangan saat melakukan serangan yang menargetkan delegasi Cina tersebut. Dua penyerang tewas dalam kontak senjata dan tak ada korban luka maupun tewas dari anggota konvoi.
Konsulat Jenderal Cina di Karacahi mengecam serangan itu. Mereka menyatakan, tak ada korban warga negaranya dalam serangan terhadap konvoi tersebut. Mereka juga mengingatkan soal keselamatan setelah serangan terjadi.
’Kami meminta semua orang tetap waspada dan menghindari aktivitas yang membuat kerumunan besar dengan pertimbangan situasi keamanan yang masih rentan,’’ demikian pernyataan mereka.
Kelompok separatis Balochistan Liberation Army (BLA) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. ‘’Brigade Majeed, BLA hari ini menargetkan konvoi insinyur Cina di Gwadar,’’ demikian pernyataan BLA.




