KPK Kembali Periksa eks Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Maluku Utara Ridwan Arsan

oleh -76 views

Porostimur.com, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan pemerikasaan terhadap sejumlah tersangka dalam perkara dugaan suap pengadaan dan perizinan proyek di Pemprov Maluku Utara (Malut).

Pada hari ini Kamis (21/3/2024), KPK kembali memeriksa mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Maluku Utara (nonaktif) Ridwan Arsan.

Ridwan adalah tersangka kasus dugaan korupsi pengaturan proyek pengerjaan pembangunan infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa di Provinsi Maluku Utara, yang juga menjerat Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Pantauan porostimur.com, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/2/2024), tersangka Ridwan Arsan, nampak berjalan dengan tangan diborgol menuju ruangan KPK untuk menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.

Baca Juga  Dear Arsenal, Harapan Juara Liga Masih Ada dan Menyala!

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, proyek tersebut berada di di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Malut.

“KPK menduga Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba memerintahkan para kontraktor untuk mengkondisikan sejumlah proyek,” ujarnya, Kamis.

Ali Fikri menjelaskan, Abdul Ghani ikut serta dalam menentukan siapa saja dari pihak kontraktor yang akan dimenangkan dalam lelang proyek pekerjaan. Untuk menjalankan misinya tersebut, Abdul Ghani kemudian memerintahkan Adnan, Daud, dan Ridwan untuk menyampaikan berbagai proyek di Provinsi Malut.

No More Posts Available.

No more pages to load.