Laporan CIA Sebut Israel Akan Hancur karena Perang Saudara dan Konflik Berkepanjangan

oleh -18 Dilihat
Laporan CIA klaim Israel akan hancur karena perang saudara dan konflik yang berkepanjangan. Foto/X

Tel Aviv, Porostimur.com – Israel disebut menghadapi tekanan politik, ekonomi dan sosial yang semakin dalam yang berpotensi berkembang menjadi konflik internal hingga keruntuhan negara.

Peringatan tersebut disebut tertuang dalam penilaian rahasia CIA yang disusun pada Agustus 2026 oleh unit Red Cell melalui laporan bertajuk “Fracture From Within”.

Isi penilaian tersebut pertama kali diungkap media independen Drop Site News pada Senin (5/10/2026), berdasarkan keterangan dua sumber Amerika Serikat yang mengetahui isi laporan. CIA hingga kini belum mengonfirmasi laporan tersebut maupun memberikan komentar kepada media tersebut.

Menurut laporan itu, sejumlah tekanan yang terjadi secara bersamaan di Israel dinilai dapat memperlebar keretakan internal. Faktor tersebut antara lain meningkatnya belanja militer, tekanan ekonomi akibat perang berkepanjangan, persoalan wajib militer bagi warga Yahudi ultra-Ortodoks, kekerasan pemukim di Tepi Barat, serta konflik politik yang melibatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Penilaian tersebut disebut menjadi semakin penting karena Israel dijadwalkan menghadapi pemilihan umum pada 27 Oktober 2026.

Baca Juga  Kapolda Malut Dorong “Polisi Bersama Masyarakat”, Pelayanan Diminta Lebih Humanis

Krisis Ekonomi dan Wajib Militer Jadi Titik Retak

Salah satu persoalan yang disebut dalam laporan adalah meningkatnya ketegangan terkait pengecualian warga Yahudi ultra-Ortodoks dari kewajiban militer.

No More Posts Available.

No more pages to load.