Layani 4.000 KK, Wali Kota Ambon Letakkan Batu Pertama Revitalisasi Sumber Air Wainitu

oleh -25 Dilihat
Pemerintah Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin keberlanjutan pasokan air bersih, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pegunungan.

“Kita juga akan melihat sumur-sumur bor milik PDAM, termasuk yang ada di Halong. Harapan kita, dari semua upaya ini, program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon nomor satu, yakni akses air bersih bagi masyarakat, dari waktu ke waktu terus menunjukkan perkembangan yang positif,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketersediaan air bersih bukan sekadar soal teknis, tetapi menyangkut kualitas hidup masyarakat.

Debit Stabil, Tapi Tak Mau Bergantung Satu Sumber

Terkait keberlanjutan sumber air Wainitu, Wattimena menjelaskan bahwa debit air relatif stabil dari tahun ke tahun, meskipun sedikit menurun saat musim kemarau.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin bergantung hanya pada satu sumber air.

Baca Juga  Derby della Madonnina, Ruben Amorim Sebut Rivalitas San Siro Lebih Panas dari Derby Manchester

“Kalau kita hanya bergantung pada satu sumber air, suatu ketika bisa berdampak. Karena itu kita terus mencari sumber-sumber air baru,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perumda Tirta Yapono atas kinerja dan dedikasi mereka dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Ambon.

Soroti Krisis Air di Wilayah Konsesi PT DSA

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung krisis air bersih yang terjadi di wilayah konsesi PT DSA, khususnya di kawasan Karang Panjang, Batu Merah, dan Pandan Kasturi.

No More Posts Available.

No more pages to load.