Ledakan Guncang Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

oleh -9 Dilihat
Ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah serangkaian ledakan mengguncang Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, wilayah selatan Iran yang berada di sekitar Selat Hormuz, Selasa (3/11/2026).

Porostimur.com, Teheran – Ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah serangkaian ledakan mengguncang Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, wilayah selatan Iran yang berada di sekitar Selat Hormuz, Selasa (3/11/2026).

Laporan Al Jazeera yang mengutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, menyebutkan lima ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Ledakan lainnya juga dilaporkan terjadi di Bandar Lengeh.

Sejumlah warga Pulau Qeshm bahkan mengaku melihat dua pesawat terbang melintas di atas kawasan tersebut. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab ledakan maupun laporan korban jiwa.

Insiden ini terjadi setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh tiga drone milik Amerika Serikat di sekitar Selat Hormuz, termasuk sebuah drone militer MQ-9 Reaper.

Iran Klaim Tembak Jatuh Drone AS, Serangan Udara Dilaporkan Terjadi

Menurut laporan Press TV, IRGC menyatakan dua drone pengintai MQM-170 milik AS ditembak jatuh di sebelah selatan Pulau Qeshm menggunakan sistem peperangan elektronik. Dengan kejadian tersebut, Iran mengklaim jumlah drone jenis itu yang berhasil ditangkap atau dijatuhkan menjadi empat unit.

Baca Juga  Real Madrid Hajar Racing Santander 3-0, Mbappe dan Bellingham Bawa Los Blancos Buru Puncak Klasemen

Dalam pernyataan terpisah, IRGC juga mengaku berhasil melacak dan menghancurkan sebuah drone MQ-9 milik AS di sebelah timur Selat Hormuz menggunakan sistem pertahanan udara yang baru dikembangkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.