Lirik Lagu Kebangsaan Australia Resmi Diubah untuk Menghargai Sejarah Aborigin

oleh -6 views
Link Banner

Porostimur.com | Canberra: Pemerintah Perdana Menteri Scott Morrison mengamendemen lagu kebangsaan Australia dengan mengganti lirik untuk menghargai sejarah penduduk pribumi Australia.

Lirik lagu Advance Australia Fair yang menyebut Australia sebagai negara yang “muda dan bebas”, diganti untuk mengakui bahwa masyarakat Pribumi adalah peradaban tertua yang berkelanjutan di dunia.

Lirik diubah menjadi “karena kita satu dan bebas” mulai berlaku pada hari Jumat.

“Kami hidup di tanah abadi bangsa First Nations, dan kami mengumpulkan cerita lebih dari 300 leluhur nasional dan kelompok bahasa,” kata Perdana Menteri Scott Morrison, dilaporkan Reuters, 1 Januari 2021.

Link Banner

“Dan lagu kita harus mencerminkan itu. Perubahan yang telah kami buat dan kami umumkan hari ini, menurut saya, mencapai tujuan itu.

Baca Juga  Aaliyah Massaid Apresiasi Tenaga Medis Indonesia Lewat Lagu Saling Peduli

Ketika ditanya apakah dia ingin menjadi orang pertama yang menyanyikan lagu kebangsaan baru, Morisson berkata, “Saya pikir menyanyi oleh perdana menteri sama dengan latihan umum oleh perdana menteri, paling baik dilakukan secara pribadi.”

Pada November Gubernur New South Wales, Gladys Berejiklian, mengatakan satu kata harus diubah dalam lagu Advance Australia Fair untuk mewakili sejarah panjang Pribumi negara benua itu, 9News Australia melaporkan.

“Kita perlu mengakui warisan Aborigin kita dan mengatakan kita masih muda dan bebas,” kata Berejiklian kepada Nine Today.

Australia telah berjuang selama beberapa dekade untuk berdamai dengan Aborigin, yang tiba di benua itu sekitar 50.000 tahun sebelum penjajah Inggris.

Baca Juga  Soal Kesiapan Maluku ke PON 20, ini Kata Kadis Sandy Wattimena

Setiap tahun warga Australia memiliki hari libur nasional pada 26 Januari, menandai tanggal “Armada Pertama” berlayar ke Sydney Harbour pada 1788, membawa sebagian besar narapidana dan pasukan dari Inggris. Beberapa penduduk asli menyebut Hari Australia sebagai “Hari Invasi”.

Proposal Gladys Berejiklian disambut oleh beberapa anggota parlemen, termasuk menteri federal untuk Penduduk Asli Australia Ken Wyatt serta pemimpin partai One Nation sayap kanan Pauline Hanson.

Dikutip dari The Sydney Morning Herald, lagu Advance Australia Fair ditulis pada tahun 1878 sebagai contoh simbol nasional. Lagu itu baru diadopsi sebagai lagu kebangsaan Australia pada 1984, setelah perjuangan panjang untuk menggantikan lagu kebangsaan Inggris God Save the Queen dengan lagu yang lebih cocok untuk Australia yang merdeka.

Baca Juga  Pastikan Pelaksanaan Gugus Tugas Covid-19 Terlaksana Dengan Baik, Dansat Brimob Lakukan Peninjauan Personil

(red/tempo)