“Kita ada beberapa terobosan inovasi yang bisa meningkatkan jumlah kapasitas penerbangan menuju destinasi wisata,” kata dia.
Pengaruh Perang Rusia-Ukraina
Lebih jauh mantan anggota Ombudsman ini mengatakan kenaikan harga avtur tidak terlepas dari pengaruh perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Konflik geopolitik ini telah menyebabkan harga energi melonjak.
Hal ini pun membuat harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak tinggi, tak terkecuali avtur. Merujuk informasi milik Pertamina, harga avtur untuk 1-14 Juli 2021 sebesar Rp18.431 per liter di Bandara Soekarno-Hatta. Harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan periode 1-14 Juni 2022 yakni Rp15.748 per liter.
“Harga avtur itu di luar kendali kita, kalau harga minyak naik terus, avtur ini bisa naik terus,” kata Alvin.
Dia mengaku tidak bisa memprediksi kapan harga avtur bisa turun. Nanti ketika harga avtur turun, terbuka peluang harga tiket pesawat akan turun lagi. “Kalau harga avtur balik lagi, nanti harga tiket ini bisa turun,’ katanya.
Selain kenaikan harga avtur, mahalnya tiket pesawat saat ini juga dipicu tingginya permintaan dari masyarakat. Mengingat saat ini tengah musim libur tahun ajaran baru. Sehingga tanpa adanya kenaikan avtur, harga tiket pesawat memang mengalami kenaikan.




