Kebijakan-kebijakan buruk yang diambil oleh rejim ini mungkin tidak hanya dipengaruhi oleh faktor siapa yang menasehati presiden atau apakah presiden bisa dinasehati. Namun, punya presiden yang mau mendengar itu juga penting. Sistem komando itu tidak berarti komandan selalu benar dan kalau komandan salah silahkan lihat aturan sebelumnya.
Sebuah negara yang sehat adalah negara di mana pemimpinnya mendengarikan pendapat yang berbeda. Bukan menyiram air keras kepada mereka yang mengkritiknya.
Dan, hasilnya sudah bisa kita lihat sekarang ini. Krisis kita makin dalam. Sekalipun rejim ini berusaha membuat narasi-narasi optimis dan bahkan menyesatkan (hoax), ia tidak bisa menutupi kenyataan bahwa krisis ini semakin dalam dan bukan tidak mungkin akan menjebloskan kita kepada keterpurukan dalam jangka waktu sangat panjang.
Sebelum itu terjadi, karena rejim ini semakin arogan dan tidak mau berubah, haruskah kita diam saja? (**)








