Khamenei juga menegaskan bahwa jangkauan respons Iran tidak akan terbatas pada wilayah-wilayah yang sebelumnya menjadi sasaran serangan. Dengan demikian, setiap eskalasi baru berpotensi membawa konsekuensi keamanan yang lebih luas di kawasan.
Khamenei Tegaskan Kesiapan Militer dan Mobilisasi Nasional
Melalui akun X resminya, Khamenei turut mengonfirmasi pertemuannya dengan para komandan senior angkatan bersenjata Iran pada Sabtu. Akun tersebut menyebutkan bahwa sejumlah perintah penting dan strategis telah disampaikan kepada jajaran militer dan akan dipublikasikan lebih lanjut.
Dalam arahannya, Khamenei juga menyinggung konflik Iran-Irak yang dimulai pada 1980. Ia menggambarkan ancaman yang dihadapi Iran saat ini sebagai kelanjutan dari pertentangan sebelumnya, dengan musuh dan ancaman yang menurutnya masih sama.
Selain kesiapan militer, Khamenei menekankan pentingnya mobilisasi nasional untuk mendukung pertahanan negara. Ia secara khusus menyoroti peran Basij, kelompok paramiliter yang memiliki fungsi dalam menjaga ketertiban dan keamanan internal Iran.
Penekanan terhadap peran Basij memperlihatkan bahwa strategi keamanan Teheran tidak hanya diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar, tetapi juga mencakup penguatan pengamanan di dalam negeri.










